Selasa, 27 November 2012

4 Pilar Kebangsaan Indonesia

4 pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara, di antaranya:

  1. Pancasila: ideologi negara RI yang harus dipahami bersama secara terbuka dengan mengembangkan wacana dan dialog di dalam masyarakat sehingga dapat menjawab tantangan Indonesia masa kini dan masa depan. Pancasila harus dipertahankan dan diperjuangankan dalan tindakan nyata, sehingga mencapai tujuan yang dicita-citakan.
  2. UUD Negara RI tahun 1945: sumber hukum tertinggi yang menjadi pedoman dan norma hukum yang dijadikan sumber hukum bagi peraturan perundangan yang berada di bawahnya. Proses amandemen UUD ’45 harus mempertimbangan kepentingan bersama, sehingga tidak mengubah bentuk NKRI.
  3. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI): negara kepulauan yang berciri Nusantara dengan wilayah yang batas-batas dan hak-haknya ditetapkan dengan undnag-undang. NKRI adalah harga mati! Ketika NKRI harus dipertahankan maka diperlukannya perjuangan untuk senantiasa bersatu.
  4. Bhinneka Tunggal Ika: semboyan yang mempersatukan karena bangsa Indonesia merupakan bangsa yang besar dan majemuk, terdiri atas berbagai suku, bahasa, budaya, agama, dan adat istiadat. Kemajemukan itu merupakan kekayaan dan kekuatan, sekaligus menjadi tantangan bagi bangsa Indonesia. Kemajemukan adalah anugerah yang harus dipertahankan, dipelihara, dan dikembangkan. Ingat,  kemajemukan (perbedaan) bukanlah senjata permusuhan, tetapi justru di sanalah letak kepelbagaian yang memberi warna tersendiri agar saling bersatu sebagai bagian dari bangsa Indonesia.  
Sumber

0 komentar:

Poskan Komentar